Pages

Kamis, 24 Maret 2011

5 Senjata Pembunuh Keberhasilan Anda !

Di dunia ini ada 5 senjata yang dapat digunakan untuk melakukan bunuh diri bagi keberhasilan Anda. Anda tidak ingin melakukannya ? Maka hancurkan kelima senjata itu. Mereka sangat berbahaya bagi Anda.

Kelima senjata tersebut adalah :
1. Depresiasi diri.
Anda pernah mendengar orang yang berkata : "Saya kurang pandai". "Saya pasti gagal kalau saya mencoba". "Saya kurang pendidikan". "Saya kurang pengalaman". Orang menghancurkan keinginan dengan depresiasi diri yang negatif seperti ini;

2. "Penyakit jaminan".
Orang yang mengatakan : "Saya mempunyai jaminan di dalam posisi yang sekarang" sebenarnya menggunakan senjata keterjaminan untuk membunuh "mimpi" mereka.

3. Kompetisi.
Komentar seperti : "Bidang tersebut sudah terlalu penuh". "Orang di dalam bidang itu saling menjatuhkan" dengan cepat membunuh keinginan.

4. Dikte Orang Tua.
Anda pernah mendengar orang berkata : "Saya ingin benar-benar menyiapkan diri untuk sesuatu yang lain, tetapi orang tua saya menginginkan saya mengerjakan ini maka saya harus mematuhinya". Yang diinginkan setiap orang tua yang pandai adalah melihat anak mereka hidup berhasil. Jika orang muda tersebut mau dengan sabar menjelaskan mengapa ia memilih karier yang berbeda, dan jika orang tua mau dengan sabar mendengarkan, maka tidak ada pertentangan. Sasaran orang tua maupun anak untuk karier adalah sama yaitu keberhasilan.

5. Tanggung Jawab Keluarga.
Sikap : "Seharusnya saya berganti pekerjaan lima tahun yang lalu, tetapi sekarang saya sudah berkeluarga dan saya tidak dapat berganti pekerjaan" mengilustrasikan jenis senjata pembunuh keinginan ini.

Singkirkan 5 senjata pembunuh itu. Ingat, satu-satunya cara untuk mempertahankan kekuatan penuh, untuk mengembangkan energi untuk maju sepenuhnya adalah dengan mengerjakan apa yang Anda ingin kerjakan. Turuti keinginan dan dapatkan energi antusiasme, semangat mental dan kesehatan yang lebih baik.

(David J. Schwartz, Berpikir dan Berjiwa Besar, hal 358-360).

Silahkan Dicoba !

Buat yang lagi cari kerja atau yang mau kerja di BUMN bisa di klik link-link di bawah.Selamat ,mencari !

Rabu, 23 Maret 2011

Semua Tentang STAN

PROFIL SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA



Sekolah Tinggi Akuntansi Negara adalah 
Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Departemen Keuangan 
yang menyelenggarakan Pendidikan Program Diploma Bidang Keuangan. 


Tujuannya adalah untuk mendidik mahasiswa supaya 
mempunyai pengetahuan dan keahlian di bidang akuntansi dan keuangan sektor publik 
dan mempersiapkan mahasiswa agar kelak menjadi Pegawai Negeri Sipil 
yang berdisiplin kuat, berakhlaq tinggi dan penuh dedikasi.

PROGRAM STUDI / JURUSAN

  1. Program D I Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
  2. Program D III Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
  3. Program D III Keuangan Spesialisasi Perpajakan
  4. Program D III Spesialisasi Penilai (PBB)
  5. Program D III Spesialisasi PPLN
  6. Program D III Spesialisasi Kebendaharaan negara
  7. Program D III Spesialisasi Akuntansi

SISTEM PENDIDIKAN
Berlaku sistem SKS Paket, di mana mata kuliah yang ditempuh tiap semesternya sudah ditentukan oleh lembaga. Berlaku sistem Drop Out (DO), yaitu:


Ø  Memperoleh nilai D pada Mata Kuliah Umum (MKU) dan Mata Kuliah Keahlian (MKK), lebih dari 2 nilai D pada Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK), atau nilai E pada semua mata kuliah. IP semester ganjil di bawah 2,4 atau IPK tahun yang bersangkutan kurang dari 2,75


Ø  Tidak menghadiri kuliah lebih dari 20% jam efektif, atau 3 kali per mata kuliah dalam satu semester, kecuali ada keterangan sakit rawat inap dari dokter.


Ø  Berbuat curang saat ujian (menyontek, bekerja sama, dll


Ø  Selain itu, terdapat peraturan dislipin perkuliahan diantaranya:


Ø  Setiap mahasiswa pria diwajibkan mengenakan kemeja lengan pendek/panjang motif polos, biru muda, abu-abu muda atau krem dan celapa panjang warna gelap yang dilengkapi dengan ikat pinggang.


Ø  Setiap mahasiswa wanita diwajibkan mengenakan busana/blus lengan pendek/panjang motif polos, biru muda, abu-abu muda atau krem dan rok warna gelap.


Ø  Setiap mahasiswa dilarang memakai pakaian yang ketat; bahan jeans dan sejenisnya, berwarna mencolok/motif batik, kotak-kotak atau bergaris.


Ø  Bagi mahasiswa yang tidak mengikuti ketentuan atau melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman dislipin oleh pejabat yang berwenang menghukum.


Ø  Selama pendidikan, mahasiswa tidak dipungut biaya pendidikan dan tidak disediakan asrama.

PENEMPATAN KERJA
Lulusan Program Diploma I dan Program Diploma III dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Keuangan atau instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di daerah melalui tahapan/prosedur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mahasiswa STAN terikat peraturan kedinasan, antara lain:
  • Bersedia tidak menikah selama pendidikan
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
  • Wajib kerja selama 3 kali masa pendidikan ditambah 1 tahun. Bila keluar dari PNS sebelum wajib kerja habis, harus membayar uang ganti rugi ke negara yang besarnya ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan.

Lulusan STAN dapat ditempatkan di berbagai instansi diantaranya:

Lulusan Program D III dan D IV Akuntansi:
  • Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  • Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
  • Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
  • Inspektorat Jenderal Departemen Keuangan (Itjen)
  • Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
  • Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
  • Direktorat Jenderal Anggaran (DJA)
  • Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK)
Lulusan Program D I dan D III Perpajakan:
  • Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
  • Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
  • Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak (Karikpa)
  • Kantor Pelayanan Pajak (KPP)
  • Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KPPBB)
Lulusan Program D I dan D III Kebendaharaan Negara (Anggaran):
  • Kantor Pusat Direktorat Jenderal Anggaran (DJA)
  • Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Anggaran (DJA)
  • Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN)
  • Kantor Verifikasi Pelaksanaan Anggaran (KASIPA)
Lulusan Program D I dan D III Bea dan Cukai:
  • Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
  • Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
  • Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC, yang biasanya terdapat di Bandara dan Pelabuhan)
Lulusan Program D I dan D III PPLN:
  • Kantor Pusat Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN)
  • Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN)
  • Kantor Lelang Negara (KLN)
  • Kantor Pelayanan Pengurusan Piutang Negara (KP3N)
Lulusan Program D III Penilai PBB:
  • Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KPPBB) 

101 Pertanyaan Hebat Untuk Membuat Hidup Anda Luar Biasa !

1. Apa yang saya inginkan?

2. Untuk hal-hal apa saja saya berterima kasih?

3. Apakah yang hilang dalam hidup saya?

4. Apakah saya melihat hal-hal baru di dunia ini setiap hari?

5. Apakah saya menyediakan sedikit waktu untuk mendengarkan orang lain?

6. Apakah saya cukup bersenang-senang?

7. Bagaimana saya menjadikan hidup ini lebih ceria?

8. Apa yang saya inginkan lebih dalam hidup?

9. Apa yang tidak terlalu saya inginkan dalam hidup?

10. Apakah saya selalu mencari peluang-peluang?

11. Apakah saya menangkap peluang-peluang yang ada?

12. Apakah saya mempunyai pikiran yang terbuka?

13. Apakah saya cukup fleksibel?

14. Apakah saya cepat menghakimi orang lain?

15. Apakah saya selalu memperhitungkan resiko?

16. Apakah saya tulus memuji orang lain?

17. Apakah saya menghargai apa yang orang lain lakukan untuk saya?

18. Ke tempat mana sajakah saya ingin pergi?

19. Siapa sajakah orang yang ingin saya jumpai?

20. Petualangan apa sajakah yang ingin saya ikuti?

21. Apakah saya peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang saya?

22. Apakah saya cepat tersinggung?

23. Apakah yang membuat saya bahagia?

24. Adakah hal yang saya tunda?

25. Apakah saya selalu memikirkan diri sendiri?

26. Apakah saya suka menyimpan dendam?

27. Apakah saya selalu mengingat-ngingat masa lalu?

28. Apakah saya membiarkan pikiran negatif orang lain mempengaruhi saya?

29. Apakah saya bisa memaafkan diri sendiri?

30. Apakah saya cukup sering tersenyum?

31. Apakah saya cukup sering tertawa?

32. Apakah saya mengelilingi diri saya dengan orang-orang positif?

33. Apakah saya orang yang positif?

34. Apakah saya menyediakan cukup waktu untuk merawat diri?

35. Apakah ambisi rahasia saya?

36. Apakah yang ingin orang-orang ingat tentang saya di akhir hidup nanti?

37. Apakah arti sukses untuk saya?

38. Bagaimana saya dapat memberi arti bagi hidup orang lain?

39. Bagaimana saya dapat melayani sesama?

40. Hal apakah yang dapat saya lakukan lebih baik dibandingkan orang lain?

41. Apakah 3 kekuatan terbesar saya?

42. Apakah saya bergerak menuju ke pencapaian mimpi-mimpi saya?

43. Apakah saya menceritakan pada orang lain apa yang sungguh-sungguh saya inginkan dalam hidup?

44. Seperti apakah rupa hari yang indah menurut saya?

45. Ingin seperti apakah anda 1 tahun lagi? 5 tahun lagi? 10 tahun lagi? 20 tahun lagi?

46. Seperti apakah bentuk lingkungan untuk hidup yang baik menurut saya?

47. Apakah yang ingin saya perbuat jika saya tidak mempunyai rasa takut?

48. Apakah yang ingin saya perbuat jika uang bukanlah hal yang penting?

49. Alasan-alasan apa sajakah yang sering saya ucapkan?

50. Apakah saya menikmati apa yang saya lakukan sehari-hari?

51. Apakah saya berada di jalan yang benar?

52. Apakah saya meyayangi diri sendiri?

53. Apakah saya baik pada orang lain?

54. Apakah saya mengambil sesuatu tanpa imbalan?

55. Apakah saya sedang melakukan hal yang paling penting saat ini?

56. Apakah ada hal-hal dalam hidup yang perlu saya beri perhatian lebih?

57. Apakah saya sudah menggunakan waktu saya dengan sebaik-baiknya?

58. Apakah yang bisa saya lakukan saat ini yang dapat membuat perbedaan terbesar dalam hidup?

59. Apakah yang sedang saya hindari?

60. Hal-hal apa sajakah yang saya bisa bertoleransi?

61. Apakah saya membuat tujuan-tujuan yang jelas dengan batas waktu pencapaiannya?

62. Apakah saya memegang janji-janji yang telah saya buat pada diri sendiri?

63. Apakah saya memegang janji-janji yang telah saya buat pada orang lain?

64. Jika saya ingin kehidupan saya sempurna, apakah yang harus saya rubah?

65. Apakah yang sedang saya cari sungguh-sungguh saat ini?

66. Bagaimana saya membuat hidup saya lebih sederhana?

67. Kegiatan apa saja yang saya lakukan tetapi saya tidak menikmatinya? Apakah kegiatan tersebut sungguh-sungguh harus dilakukan? Dapatkan saya mendelegasikannya atau membayar orang lain untuk melakukan itu?

68. Apakah saya melihat diri saya sebagai seorang yang cukup kreatif?

69. Apakah saya membiarkan diri saya untuk menjadi orang yang kreatif?

70. Dapatkah saya menjadi seseorang yang spontan?

71. Apakah saya terlalu kritis pada diri sendiri?

72. Apakah saya terlalu kritis pada orang lain?

73. Apakah saya dapat melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda?

74. Hal-hal apa sajakah yang telah saya selesaikan?

75. Hal-hal apa sajakah yang menjadi sumber stress dalam hidup?

76. Bagaimana saya dapat mengurangi stress dalam hidup?

77. Kemana sajakah uang saya dipergunakan?

78. Bisakah saya mengelola keuangan saya?

79. Punyakah saya rencana keuangan untuk masa depan?

80. Untuk apa sajakah waktu saya dipergunakan?

81. Sudahkah saya membuat sistim pengelolaan waktu yang efisien?

82. Apakah 3 prioritas terbesar saya dalam hidup?

83. Siapakah orang terpenting dalam hidup saya?

84. Siapakah yang mencintai saya?

85. Siapakah yang peduli kepada saya?

86. Untuk siapakah anda bekerja keras?

87. Apakah tempat tinggal dan lingkungan kerja saya telah diatur sedemikian rupa sehingga memberi kenyamanan pada saya?

88. Apakah saya mempunyai pola hidup yang sehat?

89. Apakah saya sering terbawa emosi?

90. Apakah saya dapat melupakan kesalahan-kesalahan yang telah saya buat di masa lalu?

91. Apakah saya mengijinkan diri saya untuk melakukan kegagalan?

92. Apakah saya mempelajari kegagalan-kegagalan saya?

93. Apakah saya cepat menanggapi ketika sesuatu berjalan tidak semestinya?

94. Apakah keyakinan-keyakinan saya telah bekerja dengan baik?

95. Apakah saya melonggarkan aturan-aturan yang telah saya buat untuk diri sendiri dan orang lain?

96. Apakah impian masa kecil saya yang terlupakan?

97. Siapa sajakah idola/tokoh yang saya tiru?

98. Apakah saya asli? Apakah saya menjadi diri saya sendiri atau sedang mencoba menjadi seseorang yang lain?

99. Bagaimana jika …?

100. Mengapa tidak …?

101. Bagaimana saya dapat …?


Pertanyaan manakah yang membuat anda paling tersentuh? 
Silahkan sharing kan disini, atau

Jika anda memiliki pertanyaan refleksi yang lain juga bisa disharingkan disini

in Djogja with all my friends

  1. Yulia Andriani Sukmana
  2. Suti Fuji Astuti
  3. Dini Aryani
  4. Dwita Merlina Putri Mantoro
  5. Sara Enggar Listyani
  6. Ninda Alyssa Germila
  7. Riza Rabbany Gemilang Zen
  8. Ayu Noviani
  9. Marsya Legiandini
  10. Rachman Reza Azhari
  11. Novieta Hardyanti
  12. Rangga Eka Sapta Permana
  13. Ahmad Muzanny
  14. Reyhan Zydni
  15. Pamella Oksiani Gildanti
  16. Fani Dwi Iswari
  17. Ovi Dian Oktaviani
  18. Muhammad Habibullah
  19. Diva Dwi Syam Praditya
  20. Gina Ramadhona
  21. Lucky Ardi Aditya
  22. Rahmat Hidayat
  23. Arif Ramdhan Mulyana
  24. Nanda Agusti Hidayat
  25. Abdul Azis
  26. Ikhsan Ikhwadi
  27. Aldi Indra Permana
  28. Favian Bayu Respati
  29. Fandy Achmad
  30. Daniel Rafael Hutabarat
  31. Anugrah Dwipriono

Minggu, 20 Maret 2011

Mandat PBB atau masalah minyak?

Seperti yang kita ketahui sejak hari sabtu lalu(tanggalnya gatau lupa) NATO sama-sama sekutu mulai mengerahkan pasukannya ke Libya.Amerika,Inggris dan Prancis.Tiga negara barat yang kuat itu mulai menggempur Ibu kota Libya,Tripoli.Tapi kali ini ada yang berbeda.Pimpinan mereka(katakanlah demikian) bukan lagi AS melainkan Prancis? Ada apa gerangan?saya juga kurang paham kalu masalah yang satu ini.Kabar terakhir yang saya terima bahwa ternyata Kanada dan Italy pun sudah menyiapkan perlengkapan perangnya seperti Jet-jet dsb.Memang benar ini adalah mandat dari resolusi dewan PBB  untuk menerapkan zona larangan terbang di Libya.Alasannya PBB takut Khadafy(Presiden Libya) menggunakan pasawat-pesawat tempurnya untuk menghancurkan masyarakat sipil Libya yang anti Khadafy.Tapi apa cara ini efektif? bagaimana dengan warga Libya yang tidak bersalah namun jadi korban?Bagaimana kalo ternyata Khadafy malah menjadikan rakyatnya sebagai tameng untuk melindungi dirinya sendiri? Saya yakin akan terjadi banyak pertumpahan darah disana.Jadi..mutakhirkah cara PBB?
Dibalik itu semua,banyak sekali isu yang beredar di kancah internasional.Mungkin saya rasa kita semua sudah tahu bahwa Timur Tengah merupakan penghasil minyak dunia.Nah,yang saya takutkan(banyak sih bukan cuma saya aja) penyerangan NATO ke Libya bukan semata-mata untuk melumpuhkan Khadafy melainkan untuk menguasai kilang-kilang minyak di Libya dan sekitarnya.Bahkan hingga saat ini belum ada yang bisa menjamin peran Sekutu di Libya hanya sebatas menjalankan mandat PBB atau ada plus-plusnya yaitu minyak tadi.
Powered By Blogger