Di dunia ini ada 5 senjata yang dapat digunakan untuk melakukan bunuh diri bagi keberhasilan Anda. Anda tidak ingin melakukannya ? Maka hancurkan kelima senjata itu. Mereka sangat berbahaya bagi Anda.
Kelima senjata tersebut adalah :
1. Depresiasi diri.
Anda pernah mendengar orang yang berkata : "Saya kurang pandai". "Saya pasti gagal kalau saya mencoba". "Saya kurang pendidikan". "Saya kurang pengalaman". Orang menghancurkan keinginan dengan depresiasi diri yang negatif seperti ini;
2. "Penyakit jaminan".
Orang yang mengatakan : "Saya mempunyai jaminan di dalam posisi yang sekarang" sebenarnya menggunakan senjata keterjaminan untuk membunuh "mimpi" mereka.
3. Kompetisi.
Komentar seperti : "Bidang tersebut sudah terlalu penuh". "Orang di dalam bidang itu saling menjatuhkan" dengan cepat membunuh keinginan.
4. Dikte Orang Tua.
Anda pernah mendengar orang berkata : "Saya ingin benar-benar menyiapkan diri untuk sesuatu yang lain, tetapi orang tua saya menginginkan saya mengerjakan ini maka saya harus mematuhinya". Yang diinginkan setiap orang tua yang pandai adalah melihat anak mereka hidup berhasil. Jika orang muda tersebut mau dengan sabar menjelaskan mengapa ia memilih karier yang berbeda, dan jika orang tua mau dengan sabar mendengarkan, maka tidak ada pertentangan. Sasaran orang tua maupun anak untuk karier adalah sama yaitu keberhasilan.
5. Tanggung Jawab Keluarga.
Sikap : "Seharusnya saya berganti pekerjaan lima tahun yang lalu, tetapi sekarang saya sudah berkeluarga dan saya tidak dapat berganti pekerjaan" mengilustrasikan jenis senjata pembunuh keinginan ini.
Singkirkan 5 senjata pembunuh itu. Ingat, satu-satunya cara untuk mempertahankan kekuatan penuh, untuk mengembangkan energi untuk maju sepenuhnya adalah dengan mengerjakan apa yang Anda ingin kerjakan. Turuti keinginan dan dapatkan energi antusiasme, semangat mental dan kesehatan yang lebih baik.
(David J. Schwartz, Berpikir dan Berjiwa Besar, hal 358-360).
Kelima senjata tersebut adalah :
1. Depresiasi diri.
Anda pernah mendengar orang yang berkata : "Saya kurang pandai". "Saya pasti gagal kalau saya mencoba". "Saya kurang pendidikan". "Saya kurang pengalaman". Orang menghancurkan keinginan dengan depresiasi diri yang negatif seperti ini;
2. "Penyakit jaminan".
Orang yang mengatakan : "Saya mempunyai jaminan di dalam posisi yang sekarang" sebenarnya menggunakan senjata keterjaminan untuk membunuh "mimpi" mereka.
3. Kompetisi.
Komentar seperti : "Bidang tersebut sudah terlalu penuh". "Orang di dalam bidang itu saling menjatuhkan" dengan cepat membunuh keinginan.
4. Dikte Orang Tua.
Anda pernah mendengar orang berkata : "Saya ingin benar-benar menyiapkan diri untuk sesuatu yang lain, tetapi orang tua saya menginginkan saya mengerjakan ini maka saya harus mematuhinya". Yang diinginkan setiap orang tua yang pandai adalah melihat anak mereka hidup berhasil. Jika orang muda tersebut mau dengan sabar menjelaskan mengapa ia memilih karier yang berbeda, dan jika orang tua mau dengan sabar mendengarkan, maka tidak ada pertentangan. Sasaran orang tua maupun anak untuk karier adalah sama yaitu keberhasilan.
5. Tanggung Jawab Keluarga.
Sikap : "Seharusnya saya berganti pekerjaan lima tahun yang lalu, tetapi sekarang saya sudah berkeluarga dan saya tidak dapat berganti pekerjaan" mengilustrasikan jenis senjata pembunuh keinginan ini.
Singkirkan 5 senjata pembunuh itu. Ingat, satu-satunya cara untuk mempertahankan kekuatan penuh, untuk mengembangkan energi untuk maju sepenuhnya adalah dengan mengerjakan apa yang Anda ingin kerjakan. Turuti keinginan dan dapatkan energi antusiasme, semangat mental dan kesehatan yang lebih baik.
(David J. Schwartz, Berpikir dan Berjiwa Besar, hal 358-360).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.