Pages

Minggu, 20 Maret 2011

Mandat PBB atau masalah minyak?

Seperti yang kita ketahui sejak hari sabtu lalu(tanggalnya gatau lupa) NATO sama-sama sekutu mulai mengerahkan pasukannya ke Libya.Amerika,Inggris dan Prancis.Tiga negara barat yang kuat itu mulai menggempur Ibu kota Libya,Tripoli.Tapi kali ini ada yang berbeda.Pimpinan mereka(katakanlah demikian) bukan lagi AS melainkan Prancis? Ada apa gerangan?saya juga kurang paham kalu masalah yang satu ini.Kabar terakhir yang saya terima bahwa ternyata Kanada dan Italy pun sudah menyiapkan perlengkapan perangnya seperti Jet-jet dsb.Memang benar ini adalah mandat dari resolusi dewan PBB  untuk menerapkan zona larangan terbang di Libya.Alasannya PBB takut Khadafy(Presiden Libya) menggunakan pasawat-pesawat tempurnya untuk menghancurkan masyarakat sipil Libya yang anti Khadafy.Tapi apa cara ini efektif? bagaimana dengan warga Libya yang tidak bersalah namun jadi korban?Bagaimana kalo ternyata Khadafy malah menjadikan rakyatnya sebagai tameng untuk melindungi dirinya sendiri? Saya yakin akan terjadi banyak pertumpahan darah disana.Jadi..mutakhirkah cara PBB?
Dibalik itu semua,banyak sekali isu yang beredar di kancah internasional.Mungkin saya rasa kita semua sudah tahu bahwa Timur Tengah merupakan penghasil minyak dunia.Nah,yang saya takutkan(banyak sih bukan cuma saya aja) penyerangan NATO ke Libya bukan semata-mata untuk melumpuhkan Khadafy melainkan untuk menguasai kilang-kilang minyak di Libya dan sekitarnya.Bahkan hingga saat ini belum ada yang bisa menjamin peran Sekutu di Libya hanya sebatas menjalankan mandat PBB atau ada plus-plusnya yaitu minyak tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Powered By Blogger